0
No products in the cart.

Manchester United Sedang Membangun Kembali: Apa yang Harus Berubah?

Manchester United sedang mengalami fase pembangunan kembali setelah bertahun-tahun mengalami inkonsistensi. Tapi apa saja yang harus mereka ubah untuk kembali berjaya di dunia football? Simak analisis lengkapnya!


Manchester United’s Rebuild: Apa yang Harus Berubah?

Pendahuluan

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Manchester United mengalami perjuangan panjang untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris dan Eropa. Berbagai pelatih telah datang dan pergi, dari David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjær, Ralf Rangnick, hingga Erik ten Hag, tetapi hasilnya masih jauh dari ekspektasi.

Dengan investasi besar yang sudah dikeluarkan dalam beberapa tahun terakhir, para penggemar bertanya-tanya: Apa yang masih salah dengan Manchester United? Dan apa yang harus berubah agar klub ini kembali menjadi kekuatan dominan di dunia football?

Artikel ini akan membahas tantangan terbesar yang dihadapi Manchester United, kesalahan dalam pembangunan tim, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan agar klub ini bisa kembali bersaing memperebutkan trofi besar.


1. Struktur Klub yang Harus Diperbaiki

Salah satu masalah utama yang dihadapi Manchester United sejak era Ferguson adalah struktur klub yang kurang efektif.

  • Kurangnya direktur olahraga yang kompeten: Sebelum kedatangan John Murtough, United sering kali membuat keputusan transfer yang buruk karena tidak memiliki struktur yang jelas.
  • Kebijakan transfer yang tidak terarah: United sering menghabiskan uang dalam jumlah besar, tetapi banyak transfer yang gagal memenuhi ekspektasi (contoh: Angel Di Maria, Romelu Lukaku, Donny van de Beek).
  • Glazer Family dan kurangnya investasi yang tepat: Pemilik klub, keluarga Glazer, sering dikritik karena lebih fokus pada keuntungan finansial daripada kesuksesan di lapangan.

Jika Manchester United ingin benar-benar bangkit, mereka harus membangun struktur manajemen yang kuat dan profesional seperti yang dilakukan Liverpool dan Manchester City.


2. Kebijakan Transfer yang Lebih Efektif

Manchester United telah menghabiskan lebih dari £1 miliar sejak 2013, tetapi hasilnya tidak sebanding dengan investasi tersebut. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan:

Membeli pemain tanpa rencana jangka panjang
Mendatangkan pemain karena nama besar, bukan karena kebutuhan tim
Gagal menjual pemain yang tidak lagi dibutuhkan

Contoh nyata dari transfer gagal:

  • Paul Pogba (£89 juta, 2016) → Performa inkonsisten, akhirnya pergi secara gratis.
  • Harry Maguire (£80 juta, 2019) → Harga terlalu mahal untuk performa yang tidak konsisten.
  • Jadon Sancho (£73 juta, 2021) → Masalah adaptasi dan konflik dengan manajer.

Agar lebih efektif dalam membangun tim, Manchester United perlu belajar dari klub seperti Liverpool dan Arsenal, yang memiliki strategi transfer yang lebih terarah.

Solusi:
Menargetkan pemain muda berbakat yang sesuai dengan gaya bermain
Merekrut pemain berdasarkan kebutuhan taktik, bukan sekadar popularitas
Membangun tim yang memiliki keseimbangan antara pengalaman dan pemain muda


3. Gaya Bermain yang Harus Lebih Konsisten

Di bawah Erik ten Hag, Manchester United mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan dalam hal filosofi permainan. Namun, mereka masih kesulitan mempertahankan konsistensi.

Masalah utama dalam permainan United:
Kurangnya identitas yang jelas → Apakah mereka tim yang bermain menyerang atau lebih defensif?
Transisi bertahan yang lemah → United sering kebobolan dalam situasi serangan balik.
Kurangnya kreativitas dalam serangan → Ketergantungan pada Bruno Fernandes dan Marcus Rashford.

Jika ingin kembali ke puncak, United harus memiliki strategi permainan yang jelas dan efektif.

Langkah yang bisa dilakukan:
Meningkatkan pressing dan intensitas permainan
Memperbaiki transisi bertahan dengan lini tengah yang lebih solid
Menambah kreativitas di lini depan dengan playmaker yang lebih dinamis


4. Membutuhkan Pemimpin di Lapangan

Sejak kepergian pemain-pemain seperti Wayne Rooney, Nemanja Vidić, Rio Ferdinand, dan Michael Carrick, Manchester United kekurangan sosok pemimpin yang bisa menginspirasi tim.

Meskipun Bruno Fernandes adalah kapten saat ini, banyak yang mempertanyakan apakah ia memiliki kualitas kepemimpinan yang cukup untuk membawa tim ini ke level berikutnya.

Solusi:
Membawa pemain dengan jiwa kepemimpinan kuat (seperti Declan Rice atau Ruben Neves)
Membentuk mentalitas juara di dalam skuad
Menanamkan budaya kerja keras dan disiplin dalam tim


5. Perlu Regenerasi di Beberapa Posisi

Manchester United memiliki beberapa pemain berbakat, tetapi masih ada beberapa posisi yang perlu diperbaiki agar tim lebih kompetitif.

Posisi yang Harus Ditingkatkan:

Striker → United masih membutuhkan striker yang bisa mencetak 20+ gol per musim secara konsisten. Saat ini, mereka terlalu bergantung pada Rasmus Højlund yang masih muda.
Gelandang Bertahan → Casemiro mulai menua, dan United butuh alternatif yang lebih muda dan dinamis.
Bek Tengah → Lisandro Martínez bagus, tetapi United butuh satu bek tangguh lainnya untuk mendampinginya.


Kesimpulan: Bisakah Manchester United Bangkit?

Manchester United masih memiliki potensi besar untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris dan Eropa. Namun, untuk mencapai itu, mereka perlu melakukan perubahan besar dalam beberapa aspek:

Membangun struktur klub yang lebih profesional
Mengembangkan kebijakan transfer yang lebih bijak
Memiliki gaya bermain yang lebih konsisten dan efektif
Membentuk kepemimpinan yang kuat di dalam tim
Melakukan regenerasi di beberapa posisi kunci

Jika Manchester United bisa memperbaiki semua faktor ini, bukan tidak mungkin mereka bisa kembali menjadi tim yang dominan seperti di era Sir Alex Ferguson. Namun, jika mereka terus mengulangi kesalahan yang sama, maka proses pembangunan kembali ini akan terus berlarut-larut tanpa hasil yang nyata.


Call to Action: Dukung Sepak Bola dan Football!

Sepak bola selalu penuh dengan dinamika dan perubahan. Menurut Anda, apa yang harus dilakukan Manchester United agar kembali berjaya? Bagikan pendapat Anda dan terus dukung MYBET88! ⚽🔥